Perjalanan ini kadang terasa melelahkanku dan hatiku. Tapi ini semua adalah konsekuensi dari sebuah pilihan di antara kita, aku dan kekasih hati. Meskipun terasa berat dan hanya hati ini yang bisa merasakannya. Kuharap kau bersedia mendengarkan rasa hatiku.
Menatap wajah lelahmu mengiris lara di lubukku, maafkan aku yang selalu menuntut berlebih atau kadangkala tidak mengerti kondisi kita. Tangisku, ngambekku semua karena begitu besar kerinduan yang menumpuk, kilasan cemburu yang kadang hadir tanpa diundang. Memahami dan mengerti akan jarak yang memisahkan kita, akan kesibukan dan tanggung jawab kita masing-masing. Engkau selalu hadir dalam resahku engkau selalu hadir dalam gundah bahkan beteku, namun engkau pun selalu hadir dalam tutur bijakmu memberikan pengertian akan kesetiaan yang sudah kita ikat berdua.
Kini aku mengerti akan ucapmu bahwa Long Distance Relationship itu indah kalau kita bisa merajut kerinduan dan kesetiaan dalan suatu ikatan yang kokoh. Kekuatan yang kau berikan membuat aku mampu tersenyum dalam gelisahku. Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan. Semua tak kan mengubahku karena hanya kau yang ada di relungku. Hanyalah dirimu mampu membuatku jatuh dan mencinta, Kau bukan hanya sekedar indah. Kau tak akan terganti…





